ANALISIS KALIMAT DALAM BAHASA BATAK ANGKOLA: ANCANGAN SEMANTIK
Abstract
Tulisan ini berjudul Analisis kalimat dalam Batak Angkola: Ancangan Semantik. Permasalahan yang dibahas dalam tulisan ini adalah bagaimanakah kalimat dalam bahasa Batak Angkola dianalisis menurut ancangan semantik? Sementara itu, tulisan ini bertujuan mendeskrifsikan kalimat dalam bahasa Batak Angkola yang dianalisis menurut ancangan semantik. Metode yang digunakan dalam penyediaan data adalah metode pustaka dengan mengembangkan teknik catat. Sumber data diambil dari bahan tertulis yaitu surat kabar. Selain itu penulis juga menggunakan intuisi untuk membangkitkan data dan menganalisis makna. Setelah itu, seluruh data akan dianalisis dengan metode agih, yakni suatu metode yang menggunakan alat penentu unsur bahasa itu sendiri[1]. Hasil penelitian kalimat dalam Batak Angkola: Ancangan Semantik adalah Stative verbs (Kata Kerja Statis), Dynamic Verbs (Kata Kerja Dinamis); Inchoatives (inkoatif), Resultatives (resultatif) dan Perbedaan dari tipe situasi dynamic (dinamis); Durative (durasi), Punctual, Telik dan Atelik.





