PRESTASI ABBASIYAH DALAM BIDANG PERADABAN

  • Betti Megawati

Abstract

Peradaban sebagai tema sentral merupakan satu prestasi Dinasti Abbasiyah yang terekam dalam sejarah Islam. Dinasti ini merupakan pengganti kekalifahan sebelumnya yaitu Dinasti Umaiyyah (132-656/750-1258) yang telah menjalankan pemerintahan selama lebih kurang 50 tahun. Dinasti yang namanya diambil dari nama paman Nabi Muhammad ini, mewarisi wilayah kekuasaan dari Bani Umaiyyah yang sangat luas. Dengan kepemimpinan 37 khalifahnya, Abbasiyah telah melewati fase-fase sejarah, mengukir nama dalam lembaran sejarah sebagai dinasti yang telah membawa dunia muslim ke era keemasan (Golden Age). Perluasan wilayah pada masa Umayyah telah menjadi salah satu embrio perkembangan peradaban Islam pada dinasti ini. Khalifah-khalifah besar Abbasiyah yang tercantum dalam sejarah sebagai khalifah yang paling berjasa dalam menghantarkan Islam dinasti ini ke puncak kejayaan di bidang ekonomi, perdagangan, politik, sosial, militer, dan ilmu pengetahuan adalah Abu Ja’far al Manshur (754—775), Al-Mahdi (775-785 M), Harun al Rasyid (1785-809 M), al Makmun (81308833 M), al Mu’tashim (833-842 M), al Watsiq (842-847 M), dan al Mutawakkil (847-861 M). Bahkan pada pemerintahan Harun al Rasyid dan al Ma’mun perkembangannya itu mencapai puncaknya karena di masa itu kedaulatan benar-benar dijalankan, Islam sampai kepada puncak kemuliaan, baik kekayaan, kemajuan, dan kekuasaan serta peradaban yang sangat mulia.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-10-02