Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kesulitan Siswa Membaca Al-Quran

  • Rendi Fitra Yana
  • Fauzi Ahmad Syawaluddin
  • Ahmad Habin Sagala
  • Taufiqurrahmannur Siagian
Keywords: Peran Guru, Pendidikan Agama Islam, Kesulitan Membaca Al Quran

Abstract

Al-Qur’an yang secara bahasa berarti bacaan sempurna  merupakan suatu nama pilihan Allah swt yang sungguh tepat,karena tiada satu bacaan pun sejak manusia mengenal tulis-baca lima ribu tahun yang lalu yang dapat Menandingi  Al-Qur’an, Bacaan Sempurna Lagi Mulia.Kalam Allah yang merupakan mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw dan ditulis di mushaf serta diriwayatkan dengan mutawatir membacanya termasuk ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kesulitan dalam membaca Alquran. Kesulitan siswa dalam membaca Al-Qur’an di SMA Negeri 2 Rantau Utara bahwasanya guru sangat penting  mengatasi kesulitan  siswa membaca Al-Qur’an supaya siswa dapat membaca Al-Qur’an lebih luas dan bisa mencapai prestasi yang lebih baik dan mendalam karena siswa dalam membaca Al-Qura’an tersebut kebanyakan berlomba-lomba membaca Al-Qur’an untuk mengkhatamkan Al-Qur’an sehingga siswa tidak mengetahui hukum tajwid nya dan melafal kan huruf-huruf hijaiyah(makhirijul huruf), penguasa ilmu kaidah, tanda baca, siswa juga menyebabkan kurang lancar dalam membaca Al-Qur’an  dengan kurang minat siswa dalam membaca Al-Qur’an, kurang nya motivasi dari keluarga,  kemudian agar siswa cepat dapat membaca Al-Qur’an diadakan setiap pagi membaca Al-Qur’an selama 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar di adakan di kelas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A.Chaerudji Abdul Chalik. (2007).‘Ulum Al-Qur’an, Jakarta:Diadit Media.
Alwi, Hasan. ( 2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.
Amiruddin, (1998).Manajemen Pengembangan Profesionalitas, Jakarta: Ramadhani
Anasir Sahilun (2016). Peranan pendidikan agama terhadap pemecahan probelema remaja
Asmani Makruf Jamal (2015). Tips menjadi guru insfiratif dan inovatif
Arikunto, Suharsimi, (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta:Rineka Cipta
Dalyon M. (2001). Pisikologi Pendidikan, Jakarta:PT.Rineka Cipta.
Direktorat jendral (1995). Kelembagaan agama islam metodelogi pengajaran pendidikan agama islam. Jakarta
Departemen Agama RI (2013): Al-Quran dan terjemahan. Bandung: PT. Sygma exsamedia Arkanieema,
Departemen Pendidikan Nasional.(2007). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Bali Pustaka.
Drajat zakiya (1995). Metodik khusus pengajaran agama islam. Jakarta: Bumi Aksara
Gunawan Arief, Rahasia Sukses Mengajar Buku Iqra’yang Mudah dan Menyenangkan
Hamid Abu Al-Ghazali. (2001) Ihya’ ulumi ad-din,Bairut Libanon: Darul Bayan al-Arabi
Majid Abdul, dan Andayani Dian.(2008)Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi
Mufarokah, Annisatul. (2006)Strategi Belajar Mengajar.
Muhaimin (2009): Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Sekolah, Madrasah, Dan Perguruan Tinggi. Jakarta: rajawali pers.
Observasi (hari selasa 30 maret 2021)
Rajak Nasruddin. (2010). Dienul Islam, Bandung: Al Ma’rif .
Rimayulis. (2009). Metodologi Pendidikan Agama Islam.
Said Mursi,Muhammad.( 2001). Seni Mendidik Anak, Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
Sahilun A, Nasir. (1991). PerananPendidikan Agama terhadap Pemecahan Problema Remaja.
Sopiatin dkk, (2000).Psikologi Belajar dalam Perspektif Islam, Surabaya: Kalim
Subini Nini, (2002). Mengatasi Kesulitan Belajar Pada Anak, Yogyakarta: Javalitera
Tapangarsa humaidi (2017). Al-Quran yang menakjubkan
Undang-undang no 14 (2005), tentang guru dan dosen
Rizki Kurniawan Rangkuti, Wahyu Azhar Ritonga, Sangkot Idris Ritonga (2020).Penerapan Pembelajaran Matematika Realistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis.Jurnal Al-Khawarizmi: Pendidikan Matematika Volume 01, No 01
Published
2021-10-01