Pengajaran Literasi Berbasis Nilai Kearifan Lokal Siswa Kelas V SDN 112258 Langga Payung Labuhanbatu Selatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengajaran literasi berbasis nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada Sekolah Dasar Negeri 112258 Langgapayung Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Dimana pendidikan berbasis kearifan lokal adalah pendidikan yang mengajarkan peserta didik untuk selalu dekat dengan situasi konkret yang mereka hadapi sehari-hari. Model pendidikan berbasis kearifan lokal merupakan sebuah contoh pendidikan yang mempunyai relevansi tinggi bagi kecakapan pengembangan hidup, dengan berpijak pada pemberdayaan keterampilan serta potensi lokal pada tiap-tiap daerah. Dengan dihadapkan tentang kearifan lokal pendidikan akan lebih membimbing dan mengarahkan peserta didik untuk selalu mengingat kembali tentang nilai-nilai budaya mereka. Pada pembelajaran bahasa Indonesia harus menyesuikan dengan kondisi yang aktual yang merujuk pada acuan kompetensi litersai yaitu, literasi manusia, literasi data dan literasi digital. Dengan adanya ketiga komponen tersebut membuat peserta didik lebih memahami bagaimana makna nilai-nilai kearifan lokal melalui bentuk karya bermuatan lokal.
Downloads
References
Arifin, Zaenal. E., & Tasal, Amran. Cermat Berbahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi (Edisi Revisi). Jakarta: Akademika Pressindo.
Ayatrohaedi. 1986. Local Genius: Kepribadian Budaya Bangsa. Jakarta: Pustaka Jaya.
Gipayana, Muhana. 2004. “Pengajaran Literasi Dan Penilaian Portofolio Dalam Konteks Pembelajaran Menulis Di SD.” VOL 11, NO.
Hadi, Shafwan. 2015. Tradisi Lisan Berahoi Masyarakat Malayu. Medan: CV Mitra.
Kern, R. 2000. Literacy and Language Teaching. Oxford: Oxford University Press.
Koentjaraningrat. 1984. Kebudayaan, Mentalitas, Dan Pembangunan. Jakarta: PT. Gramedia.
Sultoni, dkk. 2015. “Pembelajaran Sastra Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Upaya Optimalisasi Pendidikan Karakter Kebangsaan Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).”





